loading...
Sydney


Pada jam ke-24
kota seperti khianat:
Sydney telah terkunci
dalam gelas pagi.

Ada bulan mengukur luas
laut dan musim panas
Ada beton membentang bentuk
dan bayang hanya merunduk

Ada melintas jutaan mimpi
menyeberangi galaksi
sebelum akhirnya tertembak matari
lalu lenyap, lagi, ke hutan besi.

Seusai jam ke-24
kitalah yang berkhianat.
 
 
1978
"Puisi: Sydney (Karya Goenawan Mohamad)"
Puisi: Sydney
Karya: Goenawan Mohamad

Post a Comment

loading...
 
Top