Saat Pulang

Seseorang tersesat mencari jalan pulang
karena tak menemukan kembali tanda-tanda alam
pernah direkat dalam kenangan siang malam
rumah di lembah itu benarkah?
jalan menurun itu manakah?
semua jauh berubah
bahkan bayangannya bagai asing meruncing.

Tak nampak lagi di tikungan pohon trembesi
tak nampak lagi wora-wari bang di seberang
rumpun-rumpun telah hilang
dan sungai jernih sewindu lalu
sudahkah raib ke hulu.

Dan akulah seseorang itu
melayang-layang dalam arus waktu
menembus abad sementara otak tersengat
karena kehilangan jalan pulang

yang telah dikemas peradaban
o, tanah kelahiran dalam kenangan panjang
benarkah kau daerah bahaya tiga?
(Jepara yang tua tak menyahut saat kusapa)

Bogor
Mei, 1994
"Puisi: Saat Pulang (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Saat Pulang
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top