Bisnis

header ads

Puisi: Januari (Karya Joko Pinurbo)

Januari
untuk NAF

Januari yang lusuh datang padaku
dengan wajah putih kelabu.
"Beri aku tempat perlindungan.
Musim begitu rusuh.
Bahaya mengancam dari segala jurusan."

Hujan yang basah kuyup tubuhnya
kuungsikan ke dalam botol bersama kilat,
guruh dan ledakan-ledakan petirnya.

Angin yang menggigil kedinginan
kusembunyikan ke dalam gelas
bersama desah, desau dan desirnya.

Semoga sekalian kata dan makna
yang kuziarahi bertahun-tahun lamanya
ikhlas menerima cobaan yang tiada putusnya
sebab memang begitu jauh
jarak perjalanan di antara mereka.

Semoga sekalian luka dan sembilu
yang tak henti-henti meruyaknya
tidak saling sayat dan sakit hati
justru karena demikian dalam percintaan
di antara keduanya.

Januari yang lusuh datang padaku
seperti doa yang rela bersekutu
dengan sekalian kata dan ucapan
yang sering gagap dan gagu.

1997
"Puisi: Januari (Karya Joko Pinurbo)"
Puisi: Januari
Karya: Joko Pinurbo

Posting Komentar

0 Komentar