Bisnis

header ads
Menampilkan postingan dari April, 1990Tunjukkan semua
Puisi: Elbe (Karya Agam Wispi)
Puisi: Musik Lantai 16 (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Mata Bachri (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Seorang Lelaki di Benteng Fort Rotterdam (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Mikropon yang Pecah (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Buat Lina Sagaral Reyes (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Dalam Gereja Munster (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Chanel OO (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Penyengat (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Leiden (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Corso Garibaldi 138, Perugia (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Sajak Nakal (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Nothing Like The Sun (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Mabini (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Firenze (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Via Enrico Dal Pozzo, Perugia (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Dongeng Buat Bayi Zus Pandu (Karya Asrul Sani)
Puisi: Jerapah (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Pelajaran Membunuh Orang (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Lupa Aku, Nomor Telepon Hakim Agung Bismar Siregar (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Sajak Anak Muda Menyeberang Jalan (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Panmunjom, Musim Panas 1970 (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Fortaleza de Malaca (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Messina Gibraltar (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Jaman Edan (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: 12 Mei 1998 (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Tableau Menjelang Malam (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Yang Selalu Terapung di atas Gelombang (Karya Taufiq Ismail)