Ketika April pun Usai

Nyanyi-nyanyi telah terekam dalam hati
dan melati segar telah telah sempurna dalam puisi
adakah masih tergetar di hatimu, hai
ikrar dan setia tempo hari
manakala Kartini menatap dengan senyum abadi.

O, derita hidup yang selalu membuatmu merengut
Sarinah dan Siti yang wajahmu cepat nian keriput
jangan biarkan itu menghelamu menuju mata pedang
di tanah ini terlalu banyak saudara yang kasih dan sayang
yang tahu dan paham makna dunia wanita, datang, datanglah
kembangkan lenganmu yang indah.

Mumpung matahari masih hangat bergairah
tak perlu cemas kehilangan arah
tajamkan batinmu arah utara
dari mana pekik Kartini membahana
Sarinah dan Siti, jangan jongkok mari berdiri
bersama kami berbondong dan bernyanyi
April pasti datang dan datang lagi.

Jakarta, 1979
"Puisi: Ketika April pun Usai (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Ketika April pun Usai
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top