loading...

Kidung di Purnama Mei
Bagi Sang Guru Nurani

Tiada bunga-bunga ungu wistarias
di hamparan telaga itu, Romo
melainkan gondosuli putih
di hamparan jiwa suwung sekian musim
aromanya mekarkan persahabatan anak manusia
aromanya sebagian kau bawa serta, Romo
sebagian yang tersisa kuabadikan
di antara tiris hujan di teritisan
kampung-kampung jauh di pedalaman
di antara desir pagi langkah-langkah
orang sederhana di gunung dan bukitan.

Masih kusimak aksara-aksaramu itu
dalam lembar buku-buku kenangan
semua menyatu dalam purnama Mei
di bukit Selatan saat aku bersaksi
sementara ombak samar jauh di bawah
menyalami malam diam-diam
Romo, kukirim doa dari lubuk jiwa
lewat getar alam semesta
damailah damai di alam keabadian
harumlah harum kasihmu pada sesama
terimalah kidungku menyusuri langit purba
mencari senyuman arifmu jua.

Parangtritis
Mei, 2000
"Puisi: Kidung di Purnama Mei (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Kidung di Purnama Mei
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top