Sajak Muria

I
Muria... Muria
Macapatan
Parijatha.

Muria... Muria
megatruh
yang melepuh.

Muria... Muria
Ujung Waktu
yang sebatu.

Muria... Muria
lubuk kenangan
masa silam.

Muria... Muria
lambang baru
erang kehilanganku.

Muria... Muria

II
Seorang perempuan sederhana
ditanya lelaki gagah
dalam sesatnya di kota raya

Namamu siapa?
Siti Muria ya tuan
(lho, itu baru kudengar)

Asalmu mana?
ujung waktu tanpa sisa ya tuan
(lho, itu sudah kutahu)

Sekarang mau apa?
benahi teratak Muria ya tuan
(lho, aduh ampun nyai ratu)

Seorang lelaki gagah terpanan
ditegur halus sang nyai danyang
menyamar turun kota.

Monolog:
kesabaran dalam ada batasnya
yang lelap tidur bisa terjaga.

Bogor
April, 1994
"Puisi: Sajak Muria (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Sajak Muria
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top