Mei 1991
Camar Bulan - Tanjung Datu

Ini cerita tentang negeriku
Zamrud khatulistiwa yang nestapa
Kaya tapi selalu meminta-minta
Subur tapi sangat tidak makmur
Menjadi budak kapitalisme lamur
-; Diinjak-injak kawan serumpun

Camar Bulan - Tanjung Datu
Saudaraku setanah seibu
Dijarah tanpa banyak tahu
Penguasa asyik main dadu
Demi mempertahankan kursi palsu

O Camar Bulan - Tanjung Datu
Kobarkan kepak semangatmu
Lawan siapapun yang mencegatmu
Bakar! Bakar api di jantungmu
Babat! Babat siapapun yang memperalatmu
-; Meski itu saudara lamamu

Kibarkan panji NKRI
Ganyang siapapun yang berani
Jangan menunggu rejim banci
Kedaulatan negeri tak cukup diplomasi

12/10/2011
"Cucuk Espe"
PuisiCamar Bulan - Tanjung Datu
Karya: Cucuk Espe

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||
Sama Kuat

Rakyat bersatu
tak bisa dikalahkan

Koruptor kompak
sulit ditaklukkan.

"Binhad Nurrohmat"
PuisiSama Kuat
Karya: Binhad Nurrohmat

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||
Sajak Alif

Kau tulis kearifan pada alif
huruf pertama panggilan-Mu
gerbang terdepan ke taman hatiku
ketika Sunan Kalijaga
menggembala umatnya
alif pun menjadi tongkatnya.

Pada tongkat isa tertulis cinta-kasih-Mu
pada tongkat Musa terukir keajaiban-Mu
ketika tongkat mengetuk batu
mata air pun terpancar
darah abadi bagi kehidupan.

Kau tulis kemuliaan pada alif
huruf terdepan panggilan-Mu
Kauturunkan alif dari arasy ke bumi
debu pun menjelma kemuliaan sejati
alif terbentang di hati orang pilihan
jalan lurus menuju haribaan-Mu.

1987
"Ahmadun Yosi Herfanda"
PuisiSajak Alif
Karya: Ahmadun Yosi Herfanda
Baalbek - Jombang

Persaudaraan itu 1.000.000 tenda
yang menyatukan kita dalam satu
ruang. Luka di Baalbek nyeri di Jombang.

Kami berteriak. 1.000.000.000 takbir
membuat kita lupa akan derita
penghinaan dan pengkhianatan Amerika.

Kita tegak. Tangan terkepal, suara
lantang. Percaya kemurahan Allah
- roda nasib digulingkan dari Jombang.

Dengan berteriak di jalan-jalan,
dengan berdoa di masjid-masjid
- hanya berdoa. Berdoa bersama-sama.

"Puisi Beni Setia"
Puisi: Baalbek - Jombang
Karya: Beni Setia
Rocking Around

Setelah 55 kali natalan,
setelah 1001 lebih
cerita natal dibaca, ternyata
Tuhan bukan sinterklas
yang cukup dengan kau berdoa
rejeki dibikin turun
bagai hujan atau tumbuh
seperti rumput liar
untuk makan: kau harus nyangkul
+ nandur roh dim kardus,
si wong kudus berkata
demi nyangkul, nandur,
serta panenan dibutuhkan cangkul
+ lahan hak milik seperti buruh
butuh majikan serta si wiraswasta
butuh modal.
itu-senantiasa Tuhan bukan sinterklas

Sinterklas bukan Tuhan
manusia diciptakan
berikhtiar dan berdoa

Dan dapat sorga-katanya.
kata-Nya?

"Puisi Beni Setia"
Puisi: Rocking Around
Karya: Beni Setia
No Smoking Poem

Mengapa sulit sekali untuk merokok di sini?
Segalanya terbatas, seperti aksesku padamu.
Mengapa selalu dan selalu, kalbuku mencandu
hangat tubuhmu. Seperti paru-paru mendamba
rokok kretek sepenuh dada, dalam hisapan kuat,
ketagihan akan racun cintamu.

Tahun-tahun berlalu, kau dan aku
abadi terinfeksi: tapi, engkau
hanya milikku sendiri.

Di tubir takdir, di hamparan kekhidmatan
lenganmu kuraih, pesonamu kutagih,
seperti meraih tiap denyut nadi derita
di bentangan sejarah manusia.

Pada setiap hisap asap rokok, kusadari
kau satu-satunya cuma, 
mempelai yang kulamar tuk menikahi langit bahagia 
dan nestapa tak terpermanai. Tiada tanda larangan
merokok, tiada tanda larangan mencinta
sanggup menghentikan bara cintaku
padamu.


"Agus R. Sarjono"
Puisi: No Smoking Poem
Karya: Agus R. Sarjono