No Smoking Poem

Mengapa sulit sekali untuk merokok di sini?
Segalanya terbatas, seperti aksesku padamu.
Mengapa selalu dan selalu, kalbuku mencandu
hangat tubuhmu. Seperti paru-paru mendamba
rokok kretek sepenuh dada, dalam hisapan kuat,
ketagihan akan racun cintamu.

Tahun-tahun berlalu, kau dan aku
abadi terinfeksi: tapi, engkau
hanya milikku sendiri.

Di tubir takdir, di hamparan kekhidmatan
lenganmu kuraih, pesonamu kutagih,
seperti meraih tiap denyut nadi derita
di bentangan sejarah manusia.

Pada setiap hisap asap rokok, kusadari
kau satu-satunya cuma, 
mempelai yang kulamar tuk menikahi langit bahagia 
dan nestapa tak terpermanai. Tiada tanda larangan
merokok, tiada tanda larangan mencinta
sanggup menghentikan bara cintaku
padamu.


"Agus R. Sarjono"
Puisi: No Smoking Poem
Karya: Agus R. Sarjono

Post A Comment:

0 comments: