Bisnis

header ads

Puisi: Kota itu Bernama Jepara (Karya Diah Hadaning)

Kota itu Bernama Jepara

I
Masih kurasakan anginnya
berdesir
di pohon mahoni tua
mengabarkan
kejadian melanda hari-hari
melanda nusa
dan nasib anak negeri
Jepara
pohon kotamu
luka masa lalu.

Sebuah perjalanan panjang
bikin diri lupa pulang.

Donoroso dan Donorojo
masih menunggu
sementara Ibu Agung
diam-diam menyimakku.

II
Masih kurasakan ombaknya
berdeburan tengah malam
saat musim pancaroba
mengabarkan
arus-arus perubahan
mengalir
dari empat mata angin
Jepara 
ombak lautmu
mimpi masa lalu.

Sebuah renungan panjang
bikin jiwa di awang-awang
kubayangkan 
kota kian tua jua
tapi aku
belum selesai mencari.

Jepara
Juli, 1998
"Puisi: Kota itu Bernama Jepara (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Kota itu Bernama Jepara
Karya: Diah Hadaning

Posting Komentar

0 Komentar