Lepas Subuh di Bumi Raja II

Wajah-wajah pias masih termangu
sisa subuh warna abu
prahara kota prahara jiwa
luka tanah luka manah
mimpi perubahan yang tercacah
seorang lelaki tua terpekur di ujung desa
coba memeras air mata
sisa diri masihkah makna
denyut nadi denyut langit tak sahuti
masih terdengar bisiknya santun
hati-hati dalam runtun:
adakah Andika
yang selancar di lempengen Australia
adakah Andika
sedang punya hajad raya
adakah Andika
tak menerimaku yang terlalu tua
menugasiku bersaksi pada dunia
lelaki tua terguguk
bumi raja benteng lapuk
hanya angka yang bertumpuk
pesan gaib jelang magrib:
kuat iman usah 'ngamuk!


Teratak Gondosuli
Juni 2006


Catatan:
Manah = hati
Andika = Ratu Kidul
"Puisi: Lepas Subuh di Bumi Raja II (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Lepas Subuh di Bumi Raja II
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top