Sihir Gendang

Gaungnya mengapung
mengarus menggerus
batu dan jeram
di sungai tajam
luka semakin biru lebam
senyum bocah telah terbenam
mengarang di sisa sekam
gendang bertalu garang
anak siapa
tunggang langgang
darah kering
di kaki telanjang
ketika subuh tak juga bangkit
dari langit simpan jerit
bocah tewas sendiri
tersihir menjadi kulit gendang.

Bogor
Mei, 2000
"Puisi: Sihir Gendang (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Sihir Gendang
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top