loading...

Barangkali
Engkau yang lena dalam hatiku
akasa swarga nipis-tipis
yang besar terangkum dunia
kecil terlindung alis.

Ku junjung di atas hulu
ku puji di pucuk lidah
ku pangku di lengan lagu
ku daduhkan di selendang dendang.

Bangkit gunung
buka mata mutiaramu
sentuh kecapi firdausi
dengan jarimu menirus halus.

Biar siuman dewi-nyanyi
gambuh asmara lurus lampai
lemah ramping melidah api
halus harum mengasap keramat.

Mari menari dara asmara
biar terdengar swara swarna
barangkali mati di pantai hati
gelombang kenang membanting diri.

"Puisi: Barangkali (Karya Amir Hamzah)"
Puisi: Barangkali
Karya: Amir Hamzah

Post a Comment

loading...
 
Top