Kesaksian Seorang Istri Veteran

Sepanjang musim tak pernah berubah 
suaranya itu matanya itu
pekik rajawali
kilau matahari
keduanya kekayaan langit.

Dia lelaki hati mimis
dari bui ke bui tak habis-habis
jenawi dan senapan sahabatnya
pernah musuh jadi ilalang olehnya
jangan ubah dia punya hati
cintanya satu hanya
tanah raya yang merdeka
dia lelaki kuda sembrani
jiwanya angin sabana dari tenggara.

Mastodon-mastodon jadi fosil di nafasnya
pengkhianat jadi reptil di suaranya 
pendosa jadi berhala di sentuhnya
dia ada di mana-mana dalam sosok lelaki
tabah, tak pernah sangsi kebenaran sejarah.

Bogor, 1995
"Puisi: Kesaksian Seorang Istri Veteran (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Kesaksian Seorang Istri Veteran
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top