loading...

Lelaki Tua dan Lambang-Lambang

Berdiri diam di antara orang-orang
mengusung harapan
mendekap kenangan
1955 yang lama silam
lelaki tua menata nyalang
kotak-kotak di meja panjang
mencoba renungi satu-satu
nasihat semalam jelang jam tujuh.

Untuk masa depan
jangan sampai lakukan kesalahan
punggungnya ditepuk saying
lalu terima amplop dan bungkusan
lelaki tua mengangguk-angguk
senyumnya lepas mereka tangguk
pagi ini lain sekali
saat buka lembar kertas penuh lambing
warna-warna beraneka beterbangan
seiring raibnya nasihat semalam
Gusti, Gusti, kenapa gambar ini?
Lelaki tua berdiri menggigil
lambing-lambang porak-poranda
bertemperasan berubah bentuk
garuda perkasa dan si Bung pujaan jiwa.


Bogor
April, 2004
"Puisi: Lelaki Tua dan Lambang-Lambang (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Lelaki Tua dan Lambang-Lambang
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top