loading...

Merapi dalam Gemercik Sungai Jiwa

Mengusung sendiri tanpa henti
harapan-harapan anak manusia
di musim perbatasan
antara sirnanya Sang Kalabendu
dan hadirnya Sang Kalasuba
doa purba
menyesaki dada yang gambang
menyesaki kepala yang padang perburuan
tembang purba menandai peta
mozaik dan bapang tak lagi maya.

Candi putih simpan asih bersaksi
bunga doaku bagi Andika
kupetik dari taman nurani
jagad aroma meniskala
saat seekor ular kecil meluncur
di wajah kolam, kutangkap isyaratnya
jejaknya di air hasratku tak pernah cair
gemercik sungai jiwaku yang berdesir
sentuh panggilan itu
tuntas pemberian itu
mengapung dalam air Merapi
menyatu dalam regukku
awali lengkap langkahku.

Lereng Merapi
April, 2000
"Puisi: Merapi dalam Gemercik Sungai Jiwa (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Merapi dalam Gemercik Sungai Jiwa
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top