loading...

Sajak Ada

Ada malaikat menyisir kabut bumi dan cinta manusia
ada setan menyisir kegelapan dan nafas durhaka
sempurna sudah kemunafikan abadi
ketika keduanya menyatu di hari ini
dalam nafas dalam darah mereka yang lelap
penuntun barisan yang khianat.

Ku cari kau di situ
ku cari diriku di situ
dalam ketakutan yang memburu
memang padamu padaku ada jua
ada cinta ada duka
ada nafsu ada durhaka
tetapi percayakah kau
dalam ujung sembahyang-ku
ku harap kita bukan dari mereka.

Manakala kita bicara lewat gelisah kata
lantas menatap lewat gelisah mata
aku berdoa agar Tuhan memberi satu keajaiban
ada Kennedy yang perkasa dalam sukmamu
ada Theresa tua dari Calcuta dalam sukmaku
ada Tuhan tersenyum di hadapan kita
ada homo sacra res homini di sini dan di setiap mana.

Jakarta, 1979
"Puisi: Sajak Ada (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Sajak Ada
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top