Catatan Parit

Panglima melepas aba
tak di balik parit
prajurit siap siaga
di dalam parit
anak kota perang tersungkur
mendekap parit
sementara berhamburan peluru
bagai turun dari langit
mengkoyak udara kota
mengkoyak punggung anak pejuang
yang lari bertemperasan
menuju parit perlindungan.

Parit
terus digali tangan-tangan sunyi
Parit
terus untuk sembunyi hati-hati sunyi
Parit
terus menyimpan doa-doa sunyi
samar-samar ada pencarian KASIH sunyi
Parit
terus kirimkan ruh-ruh sunyi
Parit
terus sebarkan bau dosa-dosa sunyi
Parit.

Bogor, 1993
"Puisi: Catatan Parit (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Catatan Parit
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top