Masih Ada Tembang itu

Dalam badai
suara apa bisa dipercaya
dalam hiruk pikuk kota
bicara siapa bisa dipercaya
reruntuhan belum dibangun kembali
simpan erang abadi
perempuan rahim terbelati.

Dalam badai
telah asing suara diri
dalam galau musim
janji siapa bisa dipatri.

Di celah gedung tinggi
di balik kampung terbakar
masih ada tembang itu
merayapi debu
mencari ruang sunyimu
jika orang jalanan telah tidur
tembang itu melulur.

Desember, 1998
"Puisi: Masih Ada Tembang itu (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Masih Ada Tembang itu
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top