Ruang Sempit

di sela-sela kemarin dan besok
tersedia ruang sempit buatmu
untuk menganyam batang ilalang
menjadi boneka bayang-bayang

kautinggalkan begitu saja bayang-bayang itu –
tak akan diingat lagi siapa telah menggambar mata
dan meniupkan nyawa
ketika anak-anak memainkannya

di antara kemarin dan besok
tersedia ruang tunggu buatmu –
kau tak perlu tahu lakon apa
yang mereka pergelarkan di seberang sana.

"Puisi Sapardi Djoko Damono"
Puisi: Ruang Sempit
Karya: Sapardi Djoko Damono

Post a Comment

loading...
 
Top