Bisnis

header ads

Puisi: Sang Minotaur (Karya Goenawan Mohamad)

Sang Minotaur
Pada sebuah sketsa Picasso

Di ranjang itu sang Minotaur datang, dan mengendus
tubuhmu, bulu tubuhmu,
yang kian panas,
yang melepas
aroma adas.

Parasmu ranum
seperti biji gandum
di ladang penghabisan.

Dan lenguh yang mengguncang kelambu
membujukmu: kau goyangkan susumu
ke arah seram dan seluruh bau asam,
tatkala hasrat menjulurkan lidah
yang merah
ke syahwat
yang membasah.

Setelah itu, siuman. Dan kematian
di arena di mana lembu jantan
mengais-ngaiskan kaki
di mana detik seperti gugur dari karat matahari,
di plasa tempat nasib menarik picu
pada rembang petang Sabtu.

Kemudian kamar jadi terang.
Dan dari ranjang itu sang Minotaur menghilang.

Jam pun memasuki tanah.

Hanya maut luput,
dari lezat
yang lewat
di pusarmu
di pantatmu
yang tak akan musnah.


1996
"Puisi: Sang Minotaur (Karya Goenawan Mohamad)"
Puisi: Sang Minotaur
Karya: Goenawan Mohamad

Posting Komentar

0 Komentar