loading...

Catatan Prajurit Perang

Barangkali ini mimpi paling indah
bagi orang-orang negeri terjarah
manakala lilin-lilin menyala di lembah
cahaya, hati anak-anak 'njelma mekar bunga
prajurit perang lepas senjata
wajah luluh lengan terbuka
manakala bunga-bunga kecil 
terulur dari tangan-tangan mungil
tangan anak-anak masa datang
kalau saja prajurit perang
lupakan senjata tak hari ini
lupakan ajaran di medan-medan
manakala di depannya
tapak-tapak kecil bertebaran
nada-nada harap berloncatan
kami mau perdamaian
kami mau main dan makan
kami mau lilin dan kembang.

Mulut-mulut kecil terus bernyanyi
di lembah penuh cahaya
prajurit perang berkata riang:
lihat sudah kulepas senjata
lengan siap dekap cinta
lihat ada air mata dan tawa
derai beriringan.

Bogor, 1993
"Puisi: Catatan Prajurit Perang (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Catatan Prajurit Perang
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top