Parade Mikropon

Mikropon menelan jutaan kata
terlontar dari gusar
terbakar dari daftar
mikropon parade
wakili selalu
mulut-mulut hangat
mulut-mulut manis
mulut-mulut jahat
mulut-mulut amis.

Mikropon berparade
kata-kata beraubade.

Mikropon tak pecah jua
kata-kata merajalela.

O, mikropon negeri
ada jua yang tak mengerti
apa pesanmu hari ini:
kenalilah ulat diri
kenalilah beranda desa
kenalilah koridor kota
kenalilah cakrawala
di sana selalu ada
hukum alam semesta.

Desember, 1998
"Puisi: Parade Mikropon (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Parade Mikropon
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top