Bisnis

header ads

Puisi: Perjalanan Titik Api (Karya Diah Hadaning)

Perjalanan Titik Api

I
Setitik api berproses
memerah rahwana merasuk jiwa
orang-orang yang temaha
hutan-hutan terbakar
bumi menggelepar
terlambat sadar
hidup terkapar.

Hutan hijau
korban kerakusan
hutan hijau
tinggal impian
pohon-pohon abad
tempat angin bersarang
tinggal lukisan gugus arang.

Sesiapa menangisi
sesiapa menembangkan
sesiapa menyairkan.

II
Ada yang terlambat selalu
saat segala telah mengabu
orang-orang sederhana
memeras air mata
rasa kasih
ditepis angka-angka
berlompatan dalam program
berlompatan dalam sumpah tipuan.

O, semut hitam
gigit jiwa hitam
karena kehilangan
lembab hutan
O, asap tebal
semakin menyeruak
O, peparu malang
semakin terkoyak
siapa itu
lari sembunyi
karena malu
rasa yang tersisa
ditolong oleh tetangga.

Jakarta
September, 1997
"Puisi: Perjalanan Titik Api (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Perjalanan Titik Api
Karya: Diah Hadaning

Posting Komentar

0 Komentar