Sebuah Tafsir
Eza Thabry Husano

Tafsir puisi senjamu
tertera dalam perjalanan musim
dan getar ilalang di hampir padang
tafsir sebuah kota yang rindu hujan
di senyap waktu
ketika cairan embun pelan kubasahi serat rambutmu
kau mulai menyusun tafsir-tafsir baru
sambil bertutur:
kuziarahi
kenikmatan cahaya lampu-lampu.

Sementara di bukit seberang
aku masih berdiri saat senja diam-diam lari
siapa tahu purnama enam belas
ombak Laut Jawa mengusung aksaramu
penuh tafsir kebijakan Banjar
ada aroma dan pendar cahaya
membuat langit Selatan hilang jelaga
dan semangat jiwa kembali getar
seiring terbitnya bintang Barat
pendarnya pulihkan penat.

Bogor
Juli, 2003
"Puisi: Sebuah Tafsir (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Sebuah Tafsir
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top