Akhirnya
Akhirnya api keserakahan kalian
membakar hutan belukar dan dendam
asapnya menyesakkan napas
berjuta-juta manusia
memedihkan mata mereka.
Akhirnya kalian harus memetik hasil
dari apa yang kalian ajarkan
ribuan orang kini telah pandai
meniru kalian menjarah apa saja
yang tersisa dari sehabis jarahan kalian
beberapa tokoh sudah pandai meniru kalian
menyembunyikan gombal kepentingan
dalam retorika yang dimanis-maniskan.
Akhirnya kalian harus membayar
kemerdekaan dan kedamaian
yang selama ini kalian curi dari kami
kepercayaan yang selama ini
kalian lecehkan.
  
1998
"Puisi: Akhirnya (Karya Mustofa Bisri)"
Puisi: Akhirnya
Karya: Mustofa Bisri (Gus Mus)

Post a Comment

loading...
 
Top