Bisnis

header ads

Puisi: Angin Kembara Antara Kota (Karya Diah Hadaning)

Angin Kembara Antara Kota
Jepara-Kudus-Pati Juwana

Disapa hatimu yang tak lagi
kenal warna hijau alami
karena siang malam pandangmu
terpancang pada layar gelas
taburkan geriap warna-warni
muncul dari kabel-kabel elektronika
angin kembara menyentuhi dedaunan
sepanjang jalan luar kota
kau tak lagi mengerti maknanya
anganmu tak lagi sentuh keluh
kota tua siang malam memacu doa
agar terhindar dari bencana
yang siap kau bawa
siapa masih dengar desir semilir
antara pepohon tua pinggir sungai
sejarah masa bocah setiap mereka
yang kini jadi pemikir negeri
angin bersiul sepi sendiri
batuan dalam kali tak mampu menyahuti
karena menanggung beban zaman
hanya terekam tembang
hitam sungai jawa dalam diamnya
angin kembara terus menyapa
dari musim ke musim usiamu.

Jakarta
Mei, 1991
"Puisi: Angin Kembara Antara Kota (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Angin Kembara Antara Kota
Karya: Diah Hadaning

Posting Komentar

0 Komentar