Bisnis

header ads

Puisi: Pelaut Muda (Karya D. Zawawi Imron)

Pelaut Muda

Pelan-pelan perempuan itu
mengguncang tubuh lakinya
berbetulan terompet lokan
ditiup orang di gardu bandar.

Kasih sayang tanpa aksara
diterima bekal dari isterinya
disandang bahu kekarnya
ditinggalkan rumah kecil berhalaman laut
oi
alangkah dingin dinihari!

Gairah yang tergelar bersama kibaran layar
menatap bulan setengah lingkaran
oramba orambe
ombak pun berdeburan
oramba orambe
embun pun berjatuhan.

Jauh
teluk biru kembali bisu
mendekap lambaian hati
kembali ditatapnya bulan setengah lingkaran
saksi atas kemenangan
menyanding gadis teluk itu
olle ollang
mendesir angin segara
olle ollang
Madura hilang ditelan gulita.

Kepergiannya setiap kali
'ninggalkan debur gelombang
di laut dada isterinya
seperti ia tak kan kembali
kalau pun kembali
pasti berangkat ke laut lagi.

1969
"Puisi: Pelaut Muda (Karya D. Zawawi Imron)"
Puisi: Pelaut Muda
Karya: D. Zawawi Imron

Posting Komentar

0 Komentar