Puisi: Doa Sapi Betina (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Doa Sapi Betina (Karya Afrizal Malna)

Doa Sapi Betina Jiwa mendesir menanami tubuh. Ada burung mencari  kelepaknya sendiri di antara jend...

Read More »

Puisi: Batu dalam Sepatu (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Batu dalam Sepatu (Karya Afrizal Malna)

Batu dalam Sepatu Selamat pagi Kamsudi, selamat pagi Busro, selamat pagi Remy dan Aidil yang marah. K...

Read More »

Puisi: Guru dan Murid Dilarang Masuk ke Dalam Sekolah yang Terbakar (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Guru dan Murid Dilarang Masuk ke Dalam Sekolah yang Terbakar (Karya Afrizal Malna)

Guru dan Murid Dilarang Masuk ke Dalam Sekolah yang Terbakar Sebuah truk mengangkut bayangan, lebih ...

Read More »

Puisi: Mari Aku Sisir Alis di Matamu (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Mari Aku Sisir Alis di Matamu (Karya Afrizal Malna)

Mari Aku Sisir Alis di Matamu Tadi sudah aku beli ketimun, lima buah. Warnanya hijau pucat. Mari aku...

Read More »

Puisi: Buku Harian dari Gurindam Duabelas (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Buku Harian dari Gurindam Duabelas (Karya Afrizal Malna)

Buku Harian dari Gurindam Duabelas Kau telah ambil lenganku dari sungai Siak, sebelum Raja Ali Haji ...

Read More »

Puisi: Sungai Seine (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Sungai Seine (Karya Acep Zamzam Noor)

Sungai Seine Waktu yang ditoreh ujung belati Tepat pada lambungnya yang sunyi. ...

Read More »

Puisi: Sujudmu Kuikuti (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Sujudmu Kuikuti (Karya Acep Zamzam Noor)

Sujudmu Kuikuti ( Buat Inne Ratu Shabarini ) Air sungai masih mengalirkan air matamu Dan bumi me...

Read More »

Puisi: Melancholia (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Melancholia (Karya Acep Zamzam Noor)

Melancholia Sebuah gang membelah kegelapan malam yang pekat Ke sanalah kau akan berjalan sendirian...

Read More »

Puisi: Le Nausee (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Le Nausee (Karya Acep Zamzam Noor)

Le Nausee ( Buat Wing Kardjo ) Jejak bulan telah hapus Bumi tinggal rawa peradaban Kata-kata m...

Read More »

Puisi: Di Tubuh-tubuh Tak Kukenal (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Di Tubuh-tubuh Tak Kukenal (Karya Acep Zamzam Noor)

Di Tubuh-tubuh Tak Kukenal Di tubuh-tubuh tak kukenal Kutanam benihku. Di ladang-ladang kering B...

Read More »

Puisi: Bison (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Bison (Karya Taufiq Ismail)

Bison Di dataran luas Amerika bagian utara Terdapat hewan seperti banteng rupanya Badannya besar...

Read More »

Puisi: Jagoan Pembangunan (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Jagoan Pembangunan (Karya Taufiq Ismail)

Jagoan Pembangunan Wah maaf kawan, sekarang sudah jam penerbangan Saya harus take-off bersama Jago...

Read More »

Puisi: Bangku Tunggu Stasiun Bis Antar Kota (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Bangku Tunggu Stasiun Bis Antar Kota (Karya Taufiq Ismail)

Bangku Tunggu Stasiun Bis Antar Kota Rupanya aku harus pergi lagi. Sendiri Kembali duduk di bangku...

Read More »

Puisi: Bola Berguling di Bawah Panas Matahari (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Bola Berguling di Bawah Panas Matahari (Karya Taufiq Ismail)

Bola Berguling di Bawah Panas Matahari Di antara orang-orang baik hati duduk pencopet  dalam kend...

Read More »

Pantun: Terang Bulan di Midwest (Karya Taufiq Ismail)
Pantun: Terang Bulan di Midwest (Karya Taufiq Ismail)

Terang Bulan di Midwest Sebuah bulan sempurna Bersinar agak merah Lingkarannya di sana Awan me...

Read More »

Puisi: Rijswijk 17 (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Rijswijk 17 (Karya Taufiq Ismail)

Rijswijk 17 Malam itu kami duduk di beranda, bulan pun ada Lalu lintas terasa hingar, deru-deram s...

Read More »

Puisi: Rendez-Vous (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Rendez-Vous (Karya Taufiq Ismail)

Rendez-Vous Sejarah telah singgah Ke kemah kami Ia menegur sangat ramah Dan mengajak kami perg...

Read More »
loading...
 
Top