loading...

Mimpi Rahayat Sebuah Kampung

Desah-desah angin antara dua gunung
menidurkan para lelaki tanpa padi di lumbungnya
melelapkan para perempuan tanpa kebaya
dan janur-janur pun sepi dari pura

Sesaat lupalah mereka
pada gersangnya musim kali ini
mimpi tentang negeri wangi bermatahari
tanpa dosa tanpa durhaka
dilulur mantera-mantera:
hong wilaheng
santunlah sejahtera di kaki Dewa Dewa
hong wilaheng
santunlah eka prasetya panca karsa di sumping Bathara.

Jakarta, 1980
"Puisi: Mimpi Rahayat Sebuah Kampung (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Mimpi Rahayat Sebuah Kampung
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top