Nikah Danau

Dari mata air itu kubasuh cermin di wajahmu.
kulihat wajah entah siapa: dan aku pangling gambar
sendiri. waktu cuaca terbentang bagai layar
yang terkoyak-koyak. telah kau hitung, berapa
panjang usia.

Mata air itu menciptakan danau. makin sulit kukenal
gambar-gambar asing. kerbau dan segala ternak berdebur.
melupakan matahari. melupakan kemarau yang
mengintip
ilalang kerontang di padang.

Pada buku harian aku mencatat: para petani
memeras keringat dan airmata. dengan sekujur
ibadahnya.

"Puisi: Nikah Danau (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Nikah Danau
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top