loading...

Pesan dari Kota

I
Orang-orang menembang
di aula siang itu
lirik lagunya sajak-sajakmu
ada bocah lelap dalam dekap ibunya
ia bernama Fajar Merah
tumbuh subur setiap musim
ia ilalang tanah terbakar
semi menghitung batu jajar
dalam mimpi siangnya
ia melihat kau datang
bawa segala yang ingin dimilikinya
sepatu, buku dan biola.

Kau dengarkah
pesannya dalam mimpi siang
di antara desir nafasnya
: berapa musim menanti lagi.

II
Dua perempuan ibu dan anak
berpeluk dan bernyanyi
liriknya tentu kau mengerti
ada kata diulang-diulang
mata mulai buram
lagu masih diteruskan
menyimpan panggilan panjang
di luar, mengalir galau Jakarta
dibawa anginnya tinggalkan asap
dan kerinduan dua perempuan
dianyam di lima kota.

Sudah kupesan kau harus berani
dan tabah, kata sang ibu
yang ditegur tunduk tepekur
kirim sedu sedan padamu.

Jakarta, TIM
Juli, 2000
"Puisi: Pesan dari Kota (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Pesan dari Kota
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top