loading...

Sajak Bandung

I
Sebuah ruang dalam ruang
seruas waktu dalam waktu
serumpun kenang dalam kenang
semburat pada wajah-wajah
tanpa simpan lelah
yang kita tak perlu tahu namanya
selain menandai
detak-detak jantungnya.

II
Adalah:
hiruk pikuk terminal kebon kelapa
hasrat kandas di cihampelas
tegur sapa kampus mahasiswa
ide-ide di kepala.

Dan:
langkah-langkah bergegas
di jalanan di angan-angan
ketika semua merasa berguru
ketika semua merasa berburu.

Lalu:
sejalur evaluasi
tercecar di serambi
ketika kutinggalkan hari
tatap mata tanpa dosa
menyangkut di mega-mega.

Bandung, 1994
"Puisi: Sajak Bandung (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Sajak Bandung
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top