Sebuah Syal
Pada syal yang baru kubeli
kutitipkan leherku
Bayangkan, kalau tiba-tiba
syal itu menjelma ular
Ah, musim dingin! Musim yang dingin,
Bukan sekadar rindu di hati pohon poplar
Pada ujung jarum yang bisik
tersimpan segumpal gelegar.

"Puisi: Sebuah Syal (Karya D. Zawawi Imron)"
Puisi: Sebuah Syal
Karya: D. Zawawi Imron

Post a Comment

loading...
 
Top