loading...

Dari Jakarta


Kesadaran tumbuh di Jakarta
kalau tiada Jakarta hidup betapa hitamnya
karena panggilan tinggal terpendam.
(Sedang darah menyala-nyala: derap kuda
berpacuan di dalam rongga)

Kemesraan paling dalam dikumur dalam dada
karena cinta bergalau kemualan
oleh kesudian paling terkutuk.
 
   
"Puisi: Dari Jakarta (Karya Ajip Rosidi)"
Puisi: Dari Jakarta
Karya: Ajip Rosidi

Post a Comment

loading...
 
Top