loading...

Orkestra di Stasiun Kota

Bangku-bangku kosong, tanpa jejak-jejak penonton
-kau yang menempuruk di sampingku
mengapa tiba-tiba bergegas ke seberang waktu?
(datang pergi irama nafas kereta
mengusung bayanganmu)

Lokomotif hitam, irama-irama yang hitam
dan aku yang terkurung dinding gelap
tanpa jendela terbuka
sendiri, hingga ketakutan mengental, - duka!

1987
"Puisi: Orkestra di Stasiun Kota II (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Orkestra di Stasiun Kota II
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top