Percakapan Malam Hujan

Hujan, yang mengenakan mantel, sepatu panjang, dan
payung, berdiri di samping tiang listrik. Katanya
kepada lampu jalan, "Tutup matamu dan tidurlah. Biar
kujaga malam."

"Kau hujan memang suka serba kelam serba gaib serba
suara desah; asalmu dari laut, langit, dan bumi;
kembalilah, jangan menggodaku tidur. Aku sahabat
manusia. Ia suka terang."

1973
"Puisi: Percakapan Malam Hujan (Karya Sapardi Djoko Damono)"
Puisi: Percakapan Malam Hujan
Karya: Sapardi Djoko Damono

Post a Comment

loading...
 
Top