loading...

Catatan Seorang Anak Kota

Sebuah penjara telah dimasukinya
ketika pintu-pintu dunia lelaki
rasa tertutup oleh perkawinan
ia mencoba bebaskan diri
tinggalkan kampung halaman
kota kecil kesayangan
dan seorang bocah si anak lanang
Jakarta, tunggu langkah pengembara
yang bermodal jiwa tualang.

Lelaki sederhana menatap Jakarta
di mana-mana seringai serigala
o, keramahan di dada siapa masih tersemat?
adakah di cucuran atap rumah kardus? 
depan rumah putih gaya sepanyolan?
Lelaki sederhana rindu tegur sapa.

Sebuah penjara telah dimasukinya
ketika pintu-pintu kebebasan semu
tak memberi sesuatu selain deru
Jakarta luruh dalam terminal bus kota
ketika seorang kawan lama menemukannya
mengipas luka diri oleh sayatan Jakarta
apa kau cari di hutan bangunan ini?
Sedang aku siap kembali
kata sang kawan bagai tikam belati.

1988
"Puisi: Catatan Seorang Anak Kota (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Catatan Seorang Anak Kota
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top