loading...

Cari Muatan
Senen Sehabis Hujan

Tanah ditumbuhi lalang dan putus asa
pucat hujan menyisakan malam
dan kelabu langit penghidupan
dari stasion pertemuan pasangan perempuan.

Sinar pudar becak mencari muatan
menemui kami yang hidup malam hari
sebelum jam sebelas berdendang
sebelum itu hidup sudah harus dipenuhi.

Siapa menembus gang menemui kami
memberi kami nafas dan itu tak kami siakan
kami berikan apa yang bisa kami berikan
dan malam pucat menyisakan hujan

di warung kami tertawa bersenda cubitan
sambil mengharap lonjakan tiba-tiba:
'mari!'

Sudah mereka rampas sawah dan rumah kami
dan lelaki kami berangkat tak kembali.

Sebelum sungguh-sungguh kami punah
muka perong gigi ompong tubuh reot
sebelum habis hujan malam dan beserah
lampu becak pudar dan makin pudar.

Lambang pernyataan hadir kami
warna kuning dan merah kesumba membungai bumi.

Di warung kopi ditumpahkan bir ke tenggorokan
dan kami dinyalai harapan kecil
sebelum berdentang sebelas malam
dalam menunggu tak disiakan.

Agar lambang kehadiran kami
bunga biru dan hijau muda memenuhi bumi
membesarkan lampu becak masih menunggu muatan.

Cahaya langit kelabu dan malam pucat
tanah ditumbuhi lalang dan putus asa
dari stasion pertemuan pasangan perempuan.
   
"Puisi: Cari Muatan (Karya Ajip Rosidi)"
Puisi: Cari Muatan
Karya: Ajip Rosidi

Post a Comment

loading...
 
Top