Catatan Musim 2002

Sebuah legenda tentang nama-nama
tak pernah selesai dibaca
sementara siang malam pesona dihantar
layar kaca, nadirkan bius meratus
sinta dan kebodohan jiwa
perjuangan dan pengkhianatan
mencari tuannya di ujung musim
membujuk ujung pena dan ujung ingatan
tak berkesudahan
musim merentang waktu
padang rumput telah berbatu
lereng berkabut telah berlumut
lelawa bersungsang di lelangit
catatan musim berbau sangit.

Bogor
Juli, 2002
"Puisi: Catatan Musim 2002 (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Catatan Musim 2002
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top