Orang-Orang Angkuh

Dia, dia, dia
tak pernah ucap salam
mulutnya belati siap tikam
tak pernah mengangguk
nafasnya aroma pasar induk
sketsa orang-orang angkuh.

Jika dia berjalan
kau harus copot kepala
simpan di kantung celana
jika dia berhenti
kau harus copot kaki
sandarkan di kolong sunyi
dia harus satu-satunya
sketsa orang-orang angkuh.

Dia, dia, dia
ingin seperti maharani 
ingin seperti pendekar sejati
membela bumi pertiwi
sementara kaki injak melati
sketsa orang-orang angkuh.

Nopember, 1998
"Puisi: Orang-Orang Angkuh (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Orang-Orang Angkuh
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top