loading...

Pesan Gaib Jelang Purnama Suraya

Usai mengeja lirik lampu sepanjang malam
kudapati pagi hari tak tanah basah
roh air telah meresap dalam sejarah
saat langkahmu gegas pergi bapa
ilusi?
Mengapung bayangku di udara
saat angin mati
berputar-putar mencari Malioboro
pojok benteng barat dan timur
sampai Kaliurang kilometer 19
tak kujumpa seorang penari pun
untuk kusalami
baru kuingat
penari-penari itu
telah masuk ke dalam rumah jiwamu
gelar tarian musim dan geliat abad.

Tratak Gondosuli
Januari, 2007
"Puisi: Pesan Gaib Jelang Purnama Suraya (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Pesan Gaib Jelang Purnama Suraya
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top