loading...

Semak Bakau Catatan Dua

Aku banyak kehilangan
sewindu ini
katamu sambil menahan
rasa haru tiba-tiba
jadi semak bunga ungu
di sela tulang igamu.

Muara angke 
muara karang
kau susuri diam-diam
kau tetap kehilangan
ketika elegi
kau ubah jadi epigram
pandang suwung jadi buram
muaramu mimpimu
destarmu yang tercabik.

Bogor
Oktober, 1995
"Puisi: Semak Bakau Catatan Dua (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Semak Bakau Catatan Dua
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top