loading...

Sujud di Tepi Amstel
Di tepi tikungan Sungai Amstel
ada tiga buah bangku
untuk duduk memandang senja
Tiga temanku duduk
menatap bayang-bayang gedung
yang bergerak di permukaan sungai
Mereka seperti hendak menebak teka teki
kapan tertuai sekian janji.

Di belakang ada transaksi
Mulai dari barang loak
sampai gadis cantik yang disimpan dalam keranda
Merasa terjaga dari mimpi dan nyanyi
hatiku menyala
merindukan ujung menara.

Kuhampar sajadah cinta
Alangkah sulit menyentuhkan dahi
ke tanah yang sering diinjak kaki.

Orang-orang berhamburan mengejar senja
Diam-diam kupeluk bunga leli berputik cahaya
Orang yang jatuh cinta tak pantas menyerah kalah.

"Puisi: Sujud di Tepi Amstel (Karya D. Zawawi Imron)"
Puisi: Sujud di Tepi Amstel
Karya: D. Zawawi Imron

Post a Comment

loading...
 
Top