loading...
Ho Liang telah Pergi

Teramat biru, Ho Liang!
Gelap dan sepi?

Teramat ringan, Ho Liang!
Melayang pergi.

Roh Ho Liang putih
burung undan terbang putih
tinggal ke mentari.

Apa panas di sana, Ho Liang?
Padang salju atau firdausi?
Engkau saja yang cerita, Ho Liang!
Jangan kemurungan tanah merah di sini!

Terkadang teramat singkat, Ho Liang.
Kita harus beri hati.

Kecantikan murung, bunga-bunga
tersia merebahi kuburnya.

Kupetik satu yang paling putih
kubawa pergi ke pesta.
 
 
"Puisi: Ho Liang telah Pergi"
Puisi: Ho Liang telah Pergi
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top