Puisi: Orkestra di Daun-daun (Karya Dorothea Rosa Herliany)
Puisi: Orkestra di Daun-daun (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Orkestra di Daun-daun Telah kudengar bisikan jauh daun-daun jatuh Terpetik luka matahari musim kem...

Read More »

Puisi: Sebuah Radio, Kumatikan (Karya Dorothea Rosa Herliany)
Puisi: Sebuah Radio, Kumatikan (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Sebuah Radio, Kumatikan fragmen ke 22 Ada yang mengirim untukmu seuntai cinta: duka yang manis m...

Read More »

Puisi: Senja di Batu Gilang (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Senja di Batu Gilang (Karya Diah Hadaning)

Senja di Batu Gilang I Jadi titah yang diberkahi hidup di alam dunia jiwa indah rawatlah s...

Read More »

Puisi: Menyimak Perempuan Belati (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Menyimak Perempuan Belati (Karya Diah Hadaning)

Menyimak Perempuan Belati Menangkap senyum kemenangannya dari tatap mata menyamping arah menangk...

Read More »

Puisi: Tentang Kebenaran (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Tentang Kebenaran (Karya Diah Hadaning)

Tentang Kebenaran Di tanah ini setiap orang gemar berbincang bagai gadis-gadis gemar memoles bibir...

Read More »

Puisi: Sajak tentang Kelelawar dan Manusia (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Sajak tentang Kelelawar dan Manusia (Karya Diah Hadaning)

Sajak tentang Kelelawar dan Manusia Saat tumpah warna merah kesumba kelelawar bergegas terbang sem...

Read More »

Puisi: Ketika Matahari Meleleh (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Ketika Matahari Meleleh (Karya Diah Hadaning)

Ketika Matahari Meleleh Bekerutlah hati kecil di pinggang kulit bersalam pada sabana kehilangan ku...

Read More »

Puisi: Suara-Suara dari Lembah Code (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Suara-Suara dari Lembah Code (Karya Diah Hadaning)

Suara-Suara dari Lembah Code Selamat pagi Romo selamat pagi mbakyu kakang selamat pagi lembah pa...

Read More »

Puisi: Bulaksumur Sebuah Catatan Oktober (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Bulaksumur Sebuah Catatan Oktober (Karya Diah Hadaning)

Bulaksumur Sebuah Catatan Oktober Menyalami pagimu dalam semarak jingga, Yogya kutemukan merjan-...

Read More »

Puisi: Percakapan dengan Angin  (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Percakapan dengan Angin (Karya Diah Hadaning)

Percakapan dengan Angin  Ceritakan tentang berita kota yang membuat hati jelaga dan nafas bara s...

Read More »

Puisi: Ekspresi Amaq Indram (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Ekspresi Amaq Indram (Karya Diah Hadaning)

Ekspresi Amaq Indram Bagi Amaq Indram, penari topeng dari Sakra Berapa lama rumah panggung simpan i...

Read More »

Puisi: Balada Seorang Lelaki Tua Penjual Bendera (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Balada Seorang Lelaki Tua Penjual Bendera (Karya Diah Hadaning)

Balada Seorang Lelaki Tua Penjual Bendera Ingatan tentang merdeka, nang masih mengental di kopi pa...

Read More »

Puisi: Tanda-tanda Musim (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Tanda-tanda Musim (Karya Diah Hadaning)

Tanda-tanda Musim Batu kembalikan panasnya ke hati orang-orang tergusur orang-orang jadi beringa...

Read More »

Puisi: Abstraksi Gedung Agung (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Abstraksi Gedung Agung (Karya Diah Hadaning)

Abstraksi Gedung Agung Di dalam gedung agung suara-suara menjadi gaung pamornya hilang menjadi m...

Read More »

Puisi: Perempuan dan Anak Sang Waktu (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Perempuan dan Anak Sang Waktu (Karya Diah Hadaning)

Perempuan dan Anak Sang Waktu Pagi, perempuan menyisir serat kabut setelah doa subuh dirunut m...

Read More »

Puisi: Gaduh Kota (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Gaduh Kota (Karya Diah Hadaning)

Gaduh Kota Ketika Kebenaran bukan lagi kebenaran karena kebenaran tak lagi dibenarkan. Mak...

Read More »

Puisi: Pada Sebuah Episoda (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Pada Sebuah Episoda (Karya Diah Hadaning)

Pada Sebuah Episoda Manusia menghela sejarah mengubahnya dari windu ke windu mengkhianati sang w...

Read More »

Puisi: Suara-Suara antara Manggarai-Muara Angke (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Suara-Suara antara Manggarai-Muara Angke (Karya Diah Hadaning)

Suara-Suara antara Manggarai-Muara Angke Gelak bocah yang tak pernah terjajah waktu melambai saat ...

Read More »

Puisi: Awan Merapi (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Awan Merapi (Karya Diah Hadaning)

Awan Merapi Awan Merapi melukis gerak merpati terbang menyisir lereng mencari dusun sunyi se...

Read More »

Puisi: Pesan Aneh Awal Kemarau (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Pesan Aneh Awal Kemarau (Karya Diah Hadaning)

Pesan Aneh Awal Kemarau Bagi sebuah nama Rembulan baru saja terbit dari balik bukit pelan meleng...

Read More »

Puisi: Sajak Ketut Tua, Pemahat Dusun yang Frustrasi (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Sajak Ketut Tua, Pemahat Dusun yang Frustrasi (Karya Diah Hadaning)

Sajak Ketut Tua, Pemahat Dusun yang  Frustrasi Dia bernama Ketut orang dusun panggil Ketut Ketut...

Read More »

Puisi: Sajak 20 Butir Leunca Muda (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Sajak 20 Butir Leunca Muda (Karya Diah Hadaning)

Sajak 20 Butir Leunca Muda Kekasihku, santunan segala cinta tak pernah berkecambah dalam pusar A...

Read More »

Puisi: Senja di Pantai Bojo' (Karya D. Zawawi Imron)
Puisi: Senja di Pantai Bojo' (Karya D. Zawawi Imron)

Senja di Pantai Bojo' Langit menggeliat tiba-tiba Ketika azan diayunkan pohon-pohon kelapa p...

Read More »

Puisi: Di Museum Penyiksaan (Karya D. Zawawi Imron)
Puisi: Di Museum Penyiksaan (Karya D. Zawawi Imron)

Di Museum Penyiksaan Di museum ini kau bisa membayangkan seluruh tubuhmu penuh sayatan pedang Selu...

Read More »

Puisi: Sinom Belanda (Karya D. Zawawi Imron)
Puisi: Sinom Belanda (Karya D. Zawawi Imron)

Sinom Belanda Bila matahari menempuh rute selatan Daun-daun tak bisa bertahan pada reranting Tan...

Read More »

Puisi: Merdeka (Karya Chairil Anwar)
Puisi: Merdeka (Karya Chairil Anwar)

Merdeka Aku mau bebas dari segala Merdeka Juga dari Ida. Pernah Aku percaya pada sumpah dan cinta Me...

Read More »

Puisi: Dagang (Karya Amir Hamzah)
Puisi: Dagang (Karya Amir Hamzah)

Dagang Susahnya duduk berdagang tiada tempat mengadukan duka bundaku tuan selalu terpandang hendak b...

Read More »

Puisi: Pengemis Senen (Karya Ajip Rosidi)
Puisi: Pengemis Senen (Karya Ajip Rosidi)

Pengemis Senen Begitu mereka memandang kepadaku, tajam dan hina tubuh ditumpuki beban, terdekap pada bumi terk...

Read More »

Puisi: Ular (Karya Ajip Rosidi)
Puisi: Ular (Karya Ajip Rosidi)

Ular Ular yang mendesis merisik, dengan warna kulit indah mengejarku, bahkan sampai dalam mimpi. Berhenti! kataku...

Read More »

Puisi: Potret Diri (Karya Ajip Rosidi)
Puisi: Potret Diri (Karya Ajip Rosidi)

Potret Diri Begitu ia melirik arah kota Jakarta cintanya menyanyi sepanjang malam dikandungnya dosa pada mata de...

Read More »
loading...
 
Top