loading...

Di Museum Penyiksaan
Di museum ini kau bisa membayangkan
seluruh tubuhmu penuh sayatan pedang
Seluruh lukamu menganga bagai kembang sepatu
Dari jeritmu akan lahir kearifan
bahwa hukum memang bukan keadilan.

Perhatikan tali gantungan, tong berduri
dan kursi listrik itu
Atau bayangkan sebuah kepala lepas dari lehernya
Matanya menyala menatap ke arah istana
yang dibangun dari tengkorak manusia
Tengkorak-tengkorak yang menyimpan aroma sorga.

Bagi penegak kebenaran
Tuhan dan nurani
sering bertemu di penyiksaan.

Racun yang diminum Socrates
sumurnya selalu ada di mana-mana
Sebagai pelengkap palu kekuasaan.

"Puisi: Di Museum Penyiksaan (Karya D. Zawawi Imron)"
Puisi: Di Museum Penyiksaan
Karya: D. Zawawi Imron

Post a Comment

loading...
 
Top