Ular

Ular yang mendesis merisik, dengan warna kulit indah
mengejarku, bahkan sampai dalam mimpi.
Berhenti! kataku. Dan ia menatap patuh, namun gelisah
Tiba-tiba kubaca: namamu terukir pada lidahnya yang terjulur merah.
  
1971
"Puisi: Ular (Karya Ajip Rosidi)"
Puisi: Ular
Karya: Ajip Rosidi

Post A Comment:

0 comments: