loading...

Taman

Pada gerbang batu dan taman tak berpagar
kau menunggu, 5 menit, 7 menit, tinggal, gemetar
mengisi teka-teki silang, sampai seseorang datang
dari tikungan yang dingin,

melambai, "Hai, hai, kau tak akan lama,
tak akan lama di sini!"
Kau pun merunduk. Hanya kau simak kalimat
yang hilang bentuk: "Kenapa, Tuan, lupa?"

Saat itu kau dapatkan kata baru
sepatah. Bukan, bukan "amnesia"
Tapi kau ingin pergi juga, terburu, takut,
karena tak ada sinonim

untuk selamat tinggal, rupanya,
pada suara burung terbang
dari rumput.
Hanya ada sesuatu yang seperti kotak putih

yang tak akan terisi, seperti ruang
di antara angka arloji: 5 menit, 7 menit...
ketika huruf tumbuh panjang
tajam, seperti sembilu aur hutan. 


2004
"Puisi: Taman (Karya Goenawan Mohamad)"
Puisi: Taman
Karya: Goenawan Mohamad

Post a Comment

loading...
 
Top