Catatan Nopember di Jalan Imam Bonjol

Trotoar simpan debar
pohonan tua simpan getar
langit Jakarta simpan pijar
dalam seruan
dalam nyanyian
dalam kepal tangan
simpan segala tentang kehidupan.

Ketika gelegak jiwa
tak harus membaca nama
sementara di gedung anggun
berhala-berhala masih ada
siapa bisa kirim arus usung sampah janji
kepura-puraan dalam ronce melati.

Jika waktu tiba pada saat
orang-orang muda miliknya zaman
orang-orang muda di dadanya api
jika terlalu lama bersaksi-saksi
ada darah menetes ulang
di trotoar dan jalanan
darah yang tak pernah sia-sia.

November, 1998
"Puisi: Catatan Nopember di Jalan Imam Bonjol (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Catatan Nopember di Jalan Imam Bonjol
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top